
sejak awal aku mengenal mu
aku merasa ada yang aneh dengan mu
aku tak mengerti apa maumu
sekarang, coba jelaskan kepadaku...
aku dengar kau ingin kami percaya padamu
namun kau tak memberi bukti apa yang menjadi janjimu
aku dengar kau ingin kami berlindung padamu
namun disisi lain kami juga dituntut untuk takut padamu
aku dengar kau ingin kami memujimu dan memujamu
namun aku tak melihat apa yang bisa kami teladani dari sikap mu secara nyata
aku dengar kau berkuasa atas apa yang tercipta
namun aku tak melihat kuasamu atas apa yang kau akui sebagai ciptaanmu
aku dengar kau maha mendengar
namun aku tak melihat kau menjawab apa yang diminta orang padamu
aku dengar kau maha pemaaf
namun mengapa kau tak pernah memberi maaf dan kesempatan pada setan, yang juga adalah ciptaanmu?
aku dengar kau maha adil
namun mengapa masih ada saja orang yang sangat beriman padamu hingga menundukkan kepalanya ke tanah
dengan begitu kuat hingga ia tak mampu lagi mengangkat kepalanya dan mati karena melayanimu
sedangkan beberapa orang lain yang bahkan tidak mengenal dan tidak terpengaruh kehadiranmu bisa hidup dengan layak
aku dengar kau tidak akan memberi cobaan melebihi apa yang kami mampu
namun kenapa sebagian orang bahkan tidak diberi kesempatan kedua hingga menemui ajalnya
dan orang lainnya akan berkata 'DIA mempunyai rencana yang lain'
seakan ia dapat membaca pikiran-Mu yang diam-diam dikutip dari omongan orang lain yg mengaku utusanmu
aku dengar kau membimbing umatmu agar menjadi orang yang pendamai
namun mengapa aku merasa beberapa orang yang menganggap dirinya cukup beriman bahkan baru setengah membaca tulisan ini telah mengutukku, berharap kau mengutukku, menyebutku kafir? [atau bahkan berusaha membakarku hidup-hidup]
sementara beberapa diantaranya berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas menurut apa yang ia dengar
atau ia karang sendiri, yang dipercaya dan diyakininya sendiri sebagai jawaban dari dirimu
demi mempertahankan argumentasi mengenai eksistensi dirimu

No comments:
Post a Comment